REPUBLIKTERKINI.COM | SORONG SELATAN – Anggota DPRK Kabupaten Sorong Selatan jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus), Amram Amelia Watho, SH, melaksanakan kegiatan reses di Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Maibrat Wamoka, Distrik Wayer, Kamis (26/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRK untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah utusan. Dalam reses tersebut, Amram Amelia Watho menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat guna mendengar, mencatat, serta memperjuangkan berbagai kebutuhan riil warga.
“Reses ini menjadi momen bagi kami untuk turun langsung ke kampung dan distrik, mendengar aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur, layanan publik, sosial, budaya, hingga ekonomi,” ujar Amram.
Ia menjelaskan, kehadirannya sebagai anggota DPRK jalur Otsus bertujuan memastikan program dan anggaran pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan Orang Asli Papua, sesuai amanat Undang-Undang Otonomi Khusus.
Dalam dialog bersama pengurus LMA Maibrat Wamoka, sejumlah aspirasi strategis disampaikan. Di antaranya, permintaan penataan wilayah adat dan marga (keret) di tiga distrik, yakni Distrik Wayer, Distrik Moswaren, dan Distrik Kais Darat. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pelaksanaan rapat kerja LMA serta pembangunan kantor LMA Maibrat Wamoka.
Amram menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut, termasuk isu-isu prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal. Ia juga menegaskan akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana Otsus agar tepat sasaran.
“Kami akan kawal agar setiap aspirasi masyarakat adat dapat terakomodir dengan baik, termasuk melalui kerja sama dengan lembaga adat seperti LMA Maibrat Wamoka,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan reses tersebut, yang merupakan reses ketiga yang dilaksanakannya.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkat dan bimbingan-Nya saya bisa kembali melaksanakan reses dan bertemu langsung dengan masyarakat,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, dan lembaga adat semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada masyarakat adat di Kabupaten Sorong Selatan.(*)
![]()







