Umat Katolik St. Paulus Wagom Gelar Perayaan Ekaristi Kamis Putih, Peringati Pencucian Kaki dan Institusi Ekaristi

Republik Terkini.com Fakfak Papua Barat – Ribuan umat Katolik Paroki Santo Paulus Wagom memadati Gereja untuk merayakan Hari Kamis Putih, Rabu malam (sesuai kalender liturgi), dengan penuh khidmat dan sukacita. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat untuk mengenang dan merayakan dua peristiwa besar dalam sejarah keselamatan, yaitu Institusi Sakramen Ekaristi dan Imamat, serta teladan kerendahan hati Yesus melalui peristiwa pencucian kaki para rasul.

Misa Kudus dipimpin oleh Pastor Paroki, dan dihadiri oleh umat Katolik, Dalam homilinya, Pastor menekankan makna mendalam dari perayaan hari ini.

“Kamis Putih mengajarkan kita dua hal utama: bahwa Yesus hadir nyata dalam Ekaristi untuk menyertai kita, dan bahwa menjadi pengikut Kristus berarti siap menjadi pelayan bagi sesama. Pencucian kaki bukan sekadar ritual, tetapi panggilan untuk melayani dengan hati yang rendah,” tegas Pastor dalam khotbahnya.

Salah satu momen yang paling menyentuh hati terjadi saat upacara pencucian kaki. Sebelas orang yang mewakili berbagai lapisan umat dipanggil ke depan altar untuk mencuci kaki mereka, meniru tindakan Yesus yang mencuci kaki kedua belas rasul-Nya sebelum wafat. Tindakan ini menjadi simbol pelayanan, persaudaraan, dan kasih yang tanpa batas.

Usai perayaan Ekaristi, umat melanjutkan ibadah dengan melakukan adorasi atau doa syukur di Kapel Pemujaan (Getsemani). Umat secara bergilir berdoa dan menjaga Sakramen Maha Kudus hingga larut malam, meneladani ajakan Yesus kepada para rasul di Taman Getsemani: “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”

Suasana gereja terasa sangat hening dan khidmat, mencerminkan kesiapan hati umat untuk mengikuti perjalanan Yesus menuju sengsara, wafat, dan kebangkitan dalam rangkaian perayaan Triduum Paschal ini.

Loading

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *