Nobar Kompas TV di Nabire, Warga Apresiasi Bantuan Pemerintah Pusat dan Desak Pemerataan Pembangunan

REPUBLIKTERKINI.COM |NABIRE;-  Suasana kebersamaan yang hangat tampak terpancar dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) tayangan Kompas TV Program Suara Papua yang digelar bersama masyarakat Kabupaten Nabire. Tayangan yang menyoroti potensi alam, kekayaan daerah, serta manfaat bantuan dan program pemerintah pusat di Kabupaten Nabire ini disambut antusias oleh warga setempat.

“Kami Bangga Melihat Papua Maju”

Andris Willem Uriwai, Ketua Forum Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Kabupaten Nabire, mengungkapkan rasa bangganya usai menyaksikan tayangan tersebut.

“Malam ini kami merasa bangga karena dapat menyaksikan tayangan Kompas Nabire yang menyuarakan perkembangan dan kemajuan di Kabupaten Nabire serta Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Andris yang dalam kesehariannya bekerja sebagai nelayan sekaligus pengawas masyarakat di bidang kelautan dan perikanan ini menjelaskan, POKMASWAS telah mendapat mandat resmi sejak terbitnya Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Tahun 2001. Tugas mereka adalah menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian laut — mulai dari melindungi terumbu karang, mencegah pengeboman ikan, hingga mengawasi berbagai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem laut di wilayah Nabire.

Dalam tayangan tersebut, masyarakat menyaksikan berbagai capaian pembangunan di sektor pertanian. Bantuan pemerintah pusat berupa dukungan pertanian, pembangunan kolam ikan, serta program-program peningkatan kesejahteraan petani mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

Di sektor peternakan, perhatian pemerintah pun terlihat nyata melalui bantuan ternak ayam petelur, ternak babi, dan berbagai bantuan lainnya yang kini telah menyentuh kehidupan masyarakat Nabire.

“Bantuan-bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Andris.

Meski demikian, ia mengakui distribusi bantuan belum sepenuhnya merata di semua wilayah. “Kami tetap bersyukur karena bantuan pemerintah pusat sudah mulai dirasakan, namun di beberapa tempat masih belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Di bidang sosial dan pendidikan, program makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah kendala, Andris optimistis program ini akan membawa dampak jangka panjang yang signifikan.

“Kami percaya ke depan program ini akan membawa dampak yang sangat baik bagi generasi muda Papua, terutama anak-anak Orang Asli Papua, agar lebih semangat dan rajin belajar,” tegasnya.

Atas perhatian tersebut, masyarakat Nabire menyampaikan terima kasih langsung kepada Presiden Republik Indonesia atas niat baik dan kepedulian terhadap anak-anak Papua.

Tayangan Kompas TV juga memperlihatkan perkembangan sektor pariwisata dan kelautan di Papua Tengah. Pemerintah disebut telah menyiapkan fasilitas wisata di beberapa wilayah guna menarik kunjungan wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

“Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pendapatan dan perekonomian daerah,” ujar Andris. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat setempat semestinya menjadi pihak pertama yang menikmati manfaat ekonomi dari perkembangan pariwisata tersebut.

Sebagai Ketua POKMASWAS sekaligus kepala suku di wilayahnya, Andris menyuarakan harapan besar kepada pemerintah agar pembangunan dan bantuan tidak berhenti di tengah jalan.

“Masih ada masyarakat yang belum tersentuh bantuan pemerintah secara merata. Kami berharap ke depan pemerintah terus melanjutkan dan meningkatkan program-program pembangunan, baik di Kabupaten Nabire maupun di seluruh Provinsi Papua Tengah,” tegasnya penuh harap.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan yang tulus: “Harapan kami, pemerintah tetap memberikan perhatian yang berkelanjutan agar masyarakat Papua dapat maju dan sejajar dengan masyarakat di daerah lain di Indonesia.”(*)

Related posts