Stok BBM Nabire Aman, Masyarakat Dihimbau Tidak Panic Buying

REPUBLIKTERKINI.COM | Nabire – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Nabire, Papua Tengah, dipastikan dalam kondisi aman. Stok yang berada di Fuel Terminal saat ini masih terjaga dengan ketahanan sekitar 10 hingga 11 hari, Sabtu 4 April 2026.

Namun demikian, angka tersebut bukan berarti BBM akan habis dalam kurun waktu tersebut. Pasalnya, suplai BBM dari kapal tanker ke Fuel Terminal terus berjalan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan.

Pihak terkait juga memastikan bahwa distribusi BBM tetap dikontrol dengan baik agar stok selalu berada pada level aman. Jadwal pengiriman terus dijaga sehingga tidak terjadi kekosongan di tingkat terminal.

Meski begitu, untuk data rinci terkait jumlah stok baik di Fuel Terminal maupun di SPBU, masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh tim di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Kepanikan justru dapat memicu antrean panjang dan mengganggu distribusi BBM yang sebenarnya dalam kondisi stabil.

Dengan kondisi stok yang terjaga dan suplai yang terus berjalan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

Sementara itu Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan BBM, minyak tanah, dan LPG pada masa libur panjang rangkaian perayaan Hari Paskah di Tanah Papua dan di Maluku.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan saat ini ketersediaan stok energi terus dijaga untuk memastikan distribusi ke masyarakat berjalan baik.

 

“Perayaan Hari Paskah menjadi salah satu momen penting bagi masyarakat. Karenanya kami pada masa libur long weekend ini akan tetap siaga, beroperasi dengan normal dan siap melakukan perpanjangan penyaluran di luar jam operasional apabila dibutuhkan,” ucap Bram.

 

Selain memastikan kehandalan stok, Pertamina Patra Niaga juga terus meningkatkan kehandalan suplai ke lembaga penyalur untuk antisipasi lonjakan konsumsi, salah satunya untuk kebutuhan minyak tanah dan LPG non subsidi.

Konsumsi LPG Non Subsidi Bright Gas saat ini sedang meningkat, pasca Idulfitri lalu konsumsinya meningkat sekitar 5% dan trennya masih meningkat hingga long weekend perayaan Hari Paskah.

“Untuk itu, saat ini Pertamina Patra Niaga sedang mempercepat pengiriman distribusi LPG non subsidi dari beberapa titik suplai seperti Surabaya, Makassar, Ambon, dan Jayapura untuk memenuhi peningkatan konsumsi masyarakat sehingga secara berkala Bright Gas selalu tersedia mengikuti tibanya stok tabung yang saat ini dalam perjalanan,” lanjutnya.

Pertamina juga terus mengimbau agar masyarakat tetap membeli BBM, minyak tanah, dan LPG sesuai kebutuhan serta terus bijak dalam penggunaannya.

“Kami akan menjaga kondisi stok dan suplai dilakukan terus menerus, jadi tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Kami juga imbau untuk membeli ke lembaga penyalur resmi kami seperti SPBU, agen minyak tanah dan agen LPG agar harganya sesuai dengan yang ditetapkan,” tukas Bram.(*)

Loading

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *