Senandung dari Timur Nusantara, Lomba Ukulele Semarakkan HUT ke-81 RI di Nabire

REPUBLIKTERKINI.COM | NABIRE, — Semangat kemerdekaan mewarnai Pantai Manase, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 12 grup ukulele tampil dalam Lomba Ukulele Lagu Perjuangan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang mengusung tema “Senandung dari Timur Nusantara” tersebut digelar oleh Perkumpulan Perempuan Nusantara Papua Tengah Kabupaten Nabire dan dipimpin Ketua, Adriana Sahempa. Sekitar 250 orang hadir, terdiri dari peserta, tamu undangan, serta masyarakat.

Lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air melalui seni musik.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nabire, Sumardi A. S.IP., M.Si., yang membacakan sambutan Bupati Nabire, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Menurutnya, tema “Senandung dari Timur Nusantara” memiliki makna penting karena musik dapat menjadi sarana menyampaikan pesan persatuan, cinta tanah air, semangat perjuangan, dan kebersamaan.

“Melalui petikan ukulele dan lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan oleh anak-anak kita, kita ingin menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, persaudaraan, disiplin, keberanian, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian pesan Bupati Nabire.

Ia juga menilai generasi muda Nabire memiliki potensi besar sehingga perlu diberikan ruang untuk berkembang melalui pendidikan, olahraga, seni, budaya, maupun kegiatan positif lainnya.

Sebanyak 12 grup yang merupakan utusan dari berbagai jemaat dan sekolah mengikuti perlombaan. Lagu yang dibawakan terdiri dari lagu wajib Hari Kemerdekaan, serta lagu pilihan Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, dan Tanah Airku.

Setelah seluruh peserta tampil, dewan juri menetapkan Smanda Tim sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih Akustik Bethani Voice Asdim Seriwini, sedangkan Juara III diraih Rayon 2 Imanuel Kotalama.

Sementara itu, Parsion Kampung Harapan meraih Juara Harapan I, Rayon 3 Imanuel Kotalama sebagai Juara Harapan II, dan Parsion Kampung Harapan kembali meraih Juara Harapan III. Untuk kategori Juara Favorit, penghargaan diberikan kepada Gereja GKI Malompo.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah, hadiah hiburan bagi peserta yang belum meraih juara, serta menyanyikan lagu Tanah Papua.

Lomba ukulele yang berlangsung sejak pukul 15.55 hingga 19.05 WIT tersebut berakhir dalam keadaan aman dan lancar.

Melalui kegiatan ini, semangat kemerdekaan di Nabire tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga lewat karya seni generasi muda yang menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan persatuan di Tanah Papua.(*)

Loading

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *