REPUBLIKTERKINI.COM | Nabire – Dalam rangka memperingati momentum bersejarah kembalinya Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ke-63 tahun, ratusan masyarakat mengikuti kegiatan Apel Akbar dan Pawai Merah Putih yang digelar pada Jumat (1/5/2026) di Taman Gizi, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Binda Papua Tengah, Korem 173/PVB, Polres Nabire, Kesbangpol, hingga unsur intelijen dan satuan kewilayahan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pelaksanaan apel akbar yang dipimpin oleh Samuel Sauwar selaku pemimpin apel. Dalam amanatnya, Melky Sedek Rumawi menegaskan bahwa 1 Mei 1963 merupakan tonggak penting dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya dalam menjaga persatuan dan keutuhan wilayah.
Ia menyampaikan bahwa Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia, serta memiliki peran strategis sebagai wilayah yang kaya akan budaya dan sumber daya. Melalui momentum tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kedamaian, serta mendukung pembangunan demi terwujudnya Papua yang maju dan sejahtera.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pawai Merah Putih yang menempuh sejumlah rute strategis di wilayah Nabire, mulai dari Taman Gizi hingga melintasi Jalan Merdeka, Karang Tumaritis, Bumiwonorejo, Kalibobo, hingga Pantai Nabire sebelum kembali ke titik awal. Pawai ini menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus sarana penyampaian pesan kebangsaan kepada masyarakat luas.
Setibanya kembali di Taman Gizi, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan dan ramah tamah yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIT sebelum massa membubarkan diri secara tertib.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial berupa beras sebanyak 1.000 sak kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, serta mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan warga.
Secara keseluruhan, kegiatan Apel Akbar dan Pawai Merah Putih berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Partisipasi masyarakat yang cukup tinggi serta sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dinilai berhasil memperkuat semangat nasionalisme serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Nabire.(*)
