REPUBLIKTERKINI.COM | MIMIKA;- Ketua Aliansi Pemuda Amungsa, Hellois Kemong mendesak DPRK Kabupaten Mimika segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait proses CPNS Formasi Tahun 2024 yang hingga kini dinilai belum memiliki kejelasan, Kamis, 14 Mei 2026.
Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat adat Amungme dan Kamoro terhadap janji pemerintah daerah mengenai kuota khusus bagi Orang Asli Papua (OAP), khususnya dua suku pemilik hak ulayat di Mimika itu.
“Kami orang Amungme dan Kamoro menuntut kuota khusus yang sudah dijanjikan sejak tahun 2024, tetapi sampai saat ini belum jelas. Itu adalah hak kami, jangan pemerintah mempermainkan kami,” tegas Hellois Kemong.
Menurutnya, masyarakat adat selama ini masih bersabar menunggu kepastian dari Pemerintah Kabupaten Mimika. Namun apabila DPRK Mimika tidak segera mengambil langkah konkret dengan membentuk pansus, pihaknya mengancam akan kembali melakukan aksi pemalangan di Kantor BKPSDM Kabupaten Mimika.
Hellois menilai pembentukan pansus penting dilakukan agar proses rekrutmen CPNS 2024 berjalan transparan dan memberikan kepastian terhadap kuota afirmasi bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.
“Kami sudah cukup sabar. Kalau DPRK tidak bentuk pansus, maka kami akan palang kembali kantor BKPSDM,” ujarnya dengan nada tegas.
Isu CPNS Formasi 2024 di Mimika sendiri belakangan menjadi perhatian publik, terutama terkait tuntutan afirmasi dan keterlibatan masyarakat adat dalam penerimaan aparatur sipil negara di daerah tersebut.(*)
