Rakersis Klasis Kamuu Selatan 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pelayanan Gereja Menuju 100 Tahun KINGMI di Tanah Papua

REPUBLIKTERKINI.COM |Kamuu Selatan – Klasis Kamuu Selatan resmi menggelar Ibadah Pembukaan Rapat Kerja Klasis (Rakersis) Tahun 2026 pada Kamis, 28 Mei 2026, pukul 08.30 WIT. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan gereja menuju 100 tahun Gereja KINGMI di Tanah Papua.
Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Rakersis Klasis Kamuu Selatan, Abia Gobai, S.PT, yang menyampaikan susunan agenda dan arah pelaksanaan Rakersis 2026 kepada seluruh peserta yang hadir.
Dalam penyampaiannya, Abia Gobai menjelaskan bahwa Rakersis akan berlangsung selama dua hari dengan sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi program kerja, penyusunan arah pelayanan, hingga penetapan program dan anggaran Klasis tahun 2026.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars GKI/KINGMI, serta sambutan Ketua Klasis. Selanjutnya dilaksanakan sesi laporan dan evaluasi program kerja serta laporan keuangan tahun 2025 yang dilanjutkan dengan tanggapan peserta.
Selain itu, peserta juga mengikuti pembahasan arah pelayanan gereja melalui pemaparan visi dan prioritas pelayanan tahun 2026 yang dibagi dalam diskusi kelompok berdasarkan wilayah dan komisi.
Sementara pada hari kedua, agenda difokuskan pada sidang komisi yang melibatkan Komisi Diakonia, Pekabaran Injil, Pendidikan, Pemuda, dan sejumlah komisi lainnya guna menyusun program kerja masing-masing bidang pelayanan. Hasil sidang kemudian dibahas dalam sidang pleno untuk menetapkan program kerja dan anggaran Klasis tahun 2026 sebelum kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan bersama.
Panitia menegaskan bahwa kegiatan Rakersis ini bersifat internal dan hanya diikuti oleh utusan resmi jemaat, kaum profesional, biro-biro pelayanan, serta komisi-komisi di lingkungan Klasis Kamuu Selatan.
Ibadah pembukaan dipandu oleh Ev. Semion Adii, S.Th. Sementara khotbah disampaikan oleh Ketua Klasis Kamuu Selatan, Pdt. Yunas Goo, S.Th, dengan penerjemah Ev. Semion Adii, S.Th.
Dalam khotbahnya yang diambil dari Roma 12:1-3 dengan tema “Berubah untuk Menjadi Kuat”, Pdt. Yunas Goo mengajak seluruh peserta untuk mengalami perubahan hidup dalam Tuhan demi memperkuat pelayanan gereja.
Adapun subtema yang diangkat yakni, “Melalui Rapat Kerja Klasis (Rakersis) ke-IV ini mari kita bangkit, bergerak, berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam Tuhan menuju 100 tahun Gereja KINGMI di Tanah Papua” berdasarkan Kolose 2:7.
Pdt. Yunas Goo menegaskan bahwa Gereja KINGMI berdiri di atas semangat perubahan untuk menjadi kuat. Menurutnya, segala sesuatu di dunia dapat berubah, tetapi Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja dan Firman Tuhan tidak akan pernah berubah sampai selamanya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir, sikap, dan tindakan agar setiap keputusan dan program yang telah disepakati dapat dijalankan bersama dalam persatuan dan kasih.
“Dalam kehidupan manusia ada tiga masa, yaitu masa bayi, masa pemuda, dan masa tua. Saat bayi dirawat orang tua, saat pemuda bekerja, dan saat tua dirawat anak-anak. Hidup ini terus berganti. Karena itu kerjakanlah segala program kita selagi masih siang,” tegas Pdt. Yunas Goo di hadapan peserta Rakersis.
Selain ibadah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertajuk “Apa yang Harus Dikerjakan Ketika Anda Dipercayakan Menjadi Seorang Pemimpin” oleh Yahya Auwe, S.IP. Kegiatan tersebut dipandu Moderator Natan Adii, S.Kep, dengan notulen Yosafat Adii, S.Pdk.
Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan pembahasan komisi dari masing-masing biro, penyampaian laporan progres tahun 2025, serta penyusunan program kerja tahun 2026.
Melalui Rakersis 2026 ini, Klasis Kamuu Selatan berharap seluruh program pelayanan gereja dapat semakin terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi jemaat dalam menyongsong satu abad Gereja KINGMI di Tanah Papua.

Loading

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *