REPUBLIKTERKINI.COM | Nabire – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Nabire bekerja sama dengan Komunitas Stand Up Comedy Indo Nabire menggelar Stand Up Comedy Kebangsaan bertema “Mari Tong Ketawa dan Bahagia untuk Papua Tengah Damai dan Indonesia Maju” di Aula RRI Nabire, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, tersebut dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan komunitas.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain Asisten I Setda Kabupaten Nabire La Halim, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, Kepala LPP RRI Nabire Surya S. Thalib, Wakapolsek Nabire Kota AKP Boby Pratama, perwakilan Kejaksaan Negeri Nabire, unsur TNI, Kesbangpol, Distrik Nabire, serta tokoh agama.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan penampilan tari dari Sanggar Avatar.
Dalam sambutannya, Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi media hiburan edukatif dalam rangka memperingati Hari Lelucon Sedunia yang diperingati setiap 1 Juli sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, stand up comedy tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan kebangsaan, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air melalui humor yang cerdas dan membangun.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, menolak provokasi maupun penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta mendukung pembangunan demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.
Sementara itu Bupati Nabire dalam sambutanya yang dibacakan Asisten I Setda Kabupaten Nabire, La Halim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Nabire menilai kegiatan Stand Up Comedy Kebangsaan merupakan wadah positif untuk mempererat persaudaraan, mengurangi sekat perbedaan, serta menumbuhkan optimisme masyarakat melalui pendekatan humor.
Lebih lanjut di karakan kami pemerintah berharap agar para komika tetap mengedepankan etika, nilai-nilai kebangsaan, serta menghormati keberagaman sehingga panggung komedi menjadi ruang kreativitas yang menghibur sekaligus memperkuat persatuan.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, penampilan stand up comedy dari para komika lokal, hiburan musik oleh grup Ana Mulut Sagu, penampilan tari dari Sanggar Avatar, serta pembagian doorprize berupa jersey sepak bola kepada tamu undangan dan peserta yang berhasil mengikuti sesi MOP.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga berakhir pada pukul 19.15 WIT. Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan persatuan terus terjaga dalam mendukung terciptanya Papua Tengah yang damai serta Indonesia yang semakin maju.(*)
![]()






