Yulinus Enumbi Desak Pelantikan Kepala Suku, Demi Redam Konflik di Papua Tengah

REPUBLIKTERKINI.OM | Nabire – Suasana kepemimpinan adat di Papua Tengah tengah menjadi sorotan. Yulinus Enumbi, Kepala Suku Besar Suku Lani, angkat bicara dengan nada tegas. Ia mendesak pemerintah segera melaksanakan pelantikan kepala suku terpilih guna mencegah konflik yang semakin meluas.

Menurutnya, proses pemilihan kepala suku di berbagai wilayah adat sebenarnya telah selesai dan sudah melalui mekanisme resmi di Kesbangpol. Namun hingga kini, banyak yang masih menunggu pengukuhan. Kekosongan legitimasi inilah yang dinilai membuka celah bagi oknum tertentu untuk mengklaim jabatan secara sepihak.

“Saya sendiri sudah melalui proses resmi, tapi masih mengalami intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Kalau ini dibiarkan, potensi konflik sosial bisa semakin besar,” ungkap Yulinus di Nabire.

Yulinus menegaskan bahwa kepala suku bukan sekadar simbol adat. Mereka berperan penting sebagai “radar perdamaian” yang mampu mendeteksi dan meredam potensi bentrokan antar kelompok.

Dengan pengalaman memimpin selama delapan periode di Puncak Jaya, ia memahami betul bahwa tanpa pengakuan resmi, kepala suku akan kesulitan menjalankan perannya secara maksimal di tengah masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Yulinus menyampaikan pesan menenangkan kepada masyarakat Papua Tengah: Tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, Utamakan dialog dalam menyelesaikan masalah, Hormati proses hukum dan mekanisme pemerintah

“Mari kita jaga tanah ini dengan damai. Persatuan adalah kekuatan kita,” tutupnya.

Related posts