Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

REPUBLIKTERKINI.COM | Jayapura,- Dalam rangka mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan, Polda Papua menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di wilayah Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si dan menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif di wilayah Papua.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, para penyuluh pertanian hingga kelompok tani binaan.

“Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan wujud nyata sinergi dan kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di Tanah Papua,” ujar Kapolda Papua.

Meski berada pada Kluster 3 bersama 12 Polda lainnya di Indonesia dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi di sejumlah wilayah, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi jajaran Polda Papua untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mendukung program pemerintah.

Hingga pertengahan tahun 2026, dari total 20 kabupaten dan 1 kota di wilayah hukum Polda Papua, tercatat sebanyak 5 kabupaten dan 1 kota telah dioptimalisasi sebagai lahan pengembangan jagung dengan total luas mencapai 124,14 hektar. Wilayah tersebut meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Waropen.

Kerja keras dan kolaborasi yang dibangun bersama para petani binaan membuahkan hasil yang signifikan. Pada periode Januari hingga Mei 2026, total hasil panen jagung jajaran Polda Papua mencapai 64,35 ton atau meningkat sebesar 264,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencapai 17,648 ton.

Untuk menjaga stabilitas cadangan pangan, hasil panen tersebut telah diserap oleh Perum Bulog. Selain itu, gudang penyimpanan Polri juga telah terisi stok jagung sebanyak 17,650 ton guna mendukung ketersediaan cadangan internal.

Pada Panen Raya Kuartal II Tahun 2026 kali ini, total lahan yang dipanen mencapai 13,5 hektar dengan pendampingan dari 12 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Beberapa lokasi panen meliputi Distrik Nimbokrang di Kabupaten Jayapura seluas 1 hektar, Kampung Arso dan Kampung Yetty di Kabupaten Keerom seluas 8 hektar, Distrik Muting di Kabupaten Merauke seluas 3 hektar, serta lokasi utama di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura seluas 1,5 hektar.

Khusus di lokasi utama Koya Barat, lahan tersebut ditanami sekitar 50.000 hingga 75.000 pohon jagung dengan estimasi hasil panen mencapai 6,5 ton.

Berdasarkan data Biro SDM Polda Papua, varietas jagung yang digunakan dalam program ini yakni Jagung R7 dan Bibit Jagung Bhayangkara. Proses perawatan tanaman dilakukan secara maksimal dengan penggunaan pupuk kompos, Urea, Phonska, NPK Mutiara serta pupuk Gran Tonik guna menjaga kesuburan dan kualitas tanaman.

Di akhir arahannya, Kapolda Papua menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Saya meyakini, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi, kolaborasi dan semangat gotong royong. Semoga kegiatan hari ini menjadi momentum untuk membangun ketahanan pangan yang kuat, mandiri dan berkelanjutan di Tanah Papua,” pungkasnya.

Loading

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *